Osteoporosis adalah penyakit dengan ciri khas berupa rendahnya massa tulang yang disertai perubahan-perubahan mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang, yang akhirnya meningkatkan kerapuhan tulang dengan risiko terjadinya patah tulang. (WHO, International Consensus Development Conference, Roma Italia 1992).
Usia lanjut disertai penurunan kemampuan berbagai organ, fungsi, dan system tubuh pada umumnya .Tanda proses menua mulai tampak sejak usia 45 tahun dan akan menimbulkan masalah pada usia sekitar 60 tahun.Karena itu pada usia lanjut sering timbul berbagai gangguan kesehatan,salah satunya adalah osteoporosis.
Dimana Osteoporosis menduduki peringkat kedua (menurut WHO), di bawah penyakit jantung sebagai masalah kesehatan utama dunia.Menurut data internasional Osteoporosis Foundation, lebih dari 30% wanita diseluruh dunia mengalami resiko seumur hidup untuk patah tulang akibat osteoporosis, bahkan mendekati 40%. Sedangkan pada pria, resikonya berada pada angka 13%.Departemen Kesehatan RI, dampak osteoporosis di Indonesia su dah dalam tingkat yang patut diwaspadai, yaitu mencapai 19,7% dari populasi.

Berdasarkan hal tersebut TIM Puskesmas Klungkung I bersama dengan Coass yang sedang melaksanakan KKM di Puskesmas Klungkung I melaksanakan penyuluhan di PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kabupaten Klungkung yang beralamat di jln.Kenanga 10.Materi yang disampaikan faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya tenyakit Osteoporosis pada lansia.Jumlah peserta yagn hadir sebanyak 30 orang yang kesemuannya merupakan anggota PWRI Kabupaten Klungkung.Penyuluhan dimulai pada pukul 10.00 WITA dan berakhir pada Pukul 11.30 Wita.

Pages: 1 2 3